Kamis, 22 September 2016

Rumah Sakit UMM dan Majid KH.M Bedjo Darmoleksono


Gambar RS UMM

Rumah Sakit Universitas Muhammadiyah Malang diresmikan oleh Presiden Ke-5 Republik Indonesia Ibu Hj.Megawati Soekarno Putri pada tanggal 17 Juni 2014. Rumah sakit ini dibangun tidak jauh dari Kampus III Univbersitas Muhammadiyah Malang yaitu tepatnya di seelah timur terminal Landungsari. Berdiri di atas tanah seluas 9 hektar dan memiliki bangunan utama setinggi 6 lantai dan beberapa gedung penunjang setinggi 5 lantai dan gedung rawat inap setinggi 3 lantai. Bentuk bangbunan yang megah dan tertata rapi dengan ciri khas arsitektur tiongkok menjadikan rumah sakit ini mudah dikenal oleh segala lapisan masyarakat. Adapun layanan yang disediakan di rumah sakit ini antara lain instalasi rawat inap, instalasi rawat jalan, instalasi gawat darurat, instalasi farmasi, dan radiologi.


Gambar Masjid
 Di dalam area rumah sakit UMM ini terdapat sebuah masjid yang bisa dibilang sangat unik. Masjid ini diberi nama Masjid Kyai Haji Bedjo Darmoleksono. Nama masjid ini diambil dari nama seorang tokoh pembaharu Muhammad Malang pada tahun 1930an. Masjid ini dikatakan unik sebab berbeda dengan masjid-masjid milik UMM lainnya. Arsitekturnya bergaya oriental negeri Tiongkok. Masjid ini diremikan oleh Ketua Umum PP Muhammadiyah, Prof Dr Din Syamsuddin pada tanggal 21 Mei 2011. Masjid ini dibangun lebih dulu sebelum pembanguna rumah sakit selesai, pihak rektor beralasan membangun masjid lebih penting daripada bangunan rumah sakitnya sendiri. Ini bermakna bangunan spiritual didahulukan daripada fisik. Sedangkan alasan dipilihnya nama Kyai Haji Bedjo karena tokoh ini memiliki kaitan sejarah yang sangat erat dengan Muhammadiyah dan UMM. Beliau adalah mubaligh yang memiliki ilmu agama sangat tinggi dan pernah menjadi pimpinan Muhammadiyah Malang serta sebagai dewan pengawas dan komisaris UMM. Nama Kyai Haji Bedjo untuk masjid ini nampaknya dimaksudkan untuk membangkitkan semangat keteladanan Kyai Bedjo tersebut.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar